Bagi kalian para remaja, dewasa, maupun lansia yang sering mengalami susah tidur atau yang sering disebut INSOMNIA tapi masih belum tau juga penyebab dari insomnia itu sendiri, mari simak dulu posting yang satu ini ...
Insomnia adalah gejala kelainan pada tidur yaitu mengalami susah tidur karena penyakit atau kondisi psikologis lainnya. pada umumnya orang yang mengalami insomnia selalu mengkonsumsi obat tidur atau penenang agar mereka bisa tidur. padahal obat - obatan tersebut hanya akan mengganggu kondisi psikologis penderita, yaitu anggapan bahwa mereka tidak akan bisa tidur jika tidak mengkonsumsi obata - obatan tersebut.
Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional,kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan.
Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia lanjut; dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan.
Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.
Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia lanjut. Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam kemudian dan sulit untuk tertidur kembali.
Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas tidur. Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari depresi.
Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya tidur.
Hal ini sering terjadi sebagai akibat dari:
1. Jet lag (terutama jika bepergian dari timur ke barat).
2. Bekerja pada malam hari.
3. Sering berubah-ubah jam kerja.
4. Penggunaan alkohol yang berlebihan.
5. Efek samping obat (kadang-kadang).
6. Kerusakan pada otak (karena ensefalitis, stroke, penyakit Alzheimer).
Insomnia adalah gejala kelainan pada tidur yaitu mengalami susah tidur karena penyakit atau kondisi psikologis lainnya. pada umumnya orang yang mengalami insomnia selalu mengkonsumsi obat tidur atau penenang agar mereka bisa tidur. padahal obat - obatan tersebut hanya akan mengganggu kondisi psikologis penderita, yaitu anggapan bahwa mereka tidak akan bisa tidur jika tidak mengkonsumsi obata - obatan tersebut.
Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional,kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan.
Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia lanjut; dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan.
Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.
Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia lanjut. Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam kemudian dan sulit untuk tertidur kembali.
Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas tidur. Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari depresi.
Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya tidur.
Hal ini sering terjadi sebagai akibat dari:
1. Jet lag (terutama jika bepergian dari timur ke barat).
2. Bekerja pada malam hari.
3. Sering berubah-ubah jam kerja.
4. Penggunaan alkohol yang berlebihan.
5. Efek samping obat (kadang-kadang).
6. Kerusakan pada otak (karena ensefalitis, stroke, penyakit Alzheimer).
Selain arti istilah insomnia dan penyebab - penyebabnya, disini saya juga menyediakan cara pengobatan insomnia diatas.
Berikut ulasannya .....
Pengobatan insomnia tergantung kepada penyebab dan beratnya insomnia.
Orang tua yang mengalami perubahan tidur karena bertambahnya usia, biasanya tidak memerlukan pengobatan, karena perubahan tersebut adalah normal.
Penderita insomnia hendaknya tetap tenang dan santai beberapa jam sebelum waktu tidur tiba dan menciptakan suasana yang nyaman di kamar tidur; cahaya yang redup dan tidak berisik.
Jika penyebabnya adalah stres emosional, diberikan obat untuk mengurangi stres. Jika penyebabnya adalah depresi, diberikan obat anti-depresi.
Jika gangguan tidur berhubungan dengan aktivitas normal penderita dan penderita merasa sehat, bisa diberikan obat tidur untuk sementara waktu. Alternatif lain untuk mengatasi insomnia tanpa obat-obatan adalah dengan terapi hipnotis atau hipnoterapi.
DID YOU KNOW ???
Sebuah survei dari 1,1 juta penduduk di Amerika yang dilakukan oleh American Cancer Society menemukan bahwa mereka yang dilaporkan tidur sekitar 7 jam setiap malam memiliki tingkat kematian terendah, sedangkan orang-orang yang tidur kurang dari 6 jam atau lebih dari 8 jam lebih tinggi tingkat kematiannya. Tidur selama 8,5 jam atau lebih setiap malam dapat meningkatkan angka kematian sebesar 15%. Insomnia kronis - tidur kurang dari 3,5 jam (wanita) dan 4,5 jam (laki-laki) juga dapat menyebabkan kenaikan sebesar 15% tingkat kematian. Setelah mengontrol durasi tidur dan insomnia, penggunaan pil tidur juga berkaitan dengan peningkatan angka kematian.
ulasan diatas tadi adalah "secuil" arti dari istilah insomnia yang saya ketahui. Insomnia bukanlah musuh terbesar kita dan menjadikan kasur untuk "medan perang" dengan tidur. tidak perlu mengkonsumsi obat - obat penenang atau obat tidur jika suasana yang tenang dan santai dapat membantu kalian untuk "memerangi" insomnia tersebut.
Jadi....
jika ada cara alami, ngapain pake obat ???

Tidak ada komentar:
Posting Komentar